Tuesday, October 13, 2009
Putrajaya Menunggu Malam Likur Ramadhan 1430
[Retro] Siang berkilau. Malam bercahaya. Bertiang keluli bagak. Berlubang-lubang. Aneh tapi cantik. Namanya Masjid Sultan Mizan di Presint 2, Putrajaya dan kalau siapa yang perasan tentu sedar masjid itu sebenarnya berjambatan terus ke pejabat Perbadanan Putrajaya. Dalam senibinanya saya temui erti ibadah; kerja dan sujud bersatu. Indah dan agama itu bukankah seiringan?

Sepuluh malam terakhir Ramadhan, mengikut rutin Muslim, perlu digandakan amalan dan seharusnya saya mencari sedikit ruang pahala di antara sibuk duniawi. Hanya 5 minit berjarak dari rumah di P8. Parkir luas bertingkat menyenangkan. Sekeliling dewan utama ditandai ‘infinity pool’ melantun cahaya ke tasik jauh. Khat bersegi dipanggil murabba’ sejenis musattar berselirat menyalut tubuh . Terkesan saat ruku’ memandang karpet yang berbaur geometri serupa - indah dalam nyaring suara imam.

Nampak sangat minimalis berbanding awan larat Masjid Besar Putrajaya, tapi yang penting saya temui harmoni selesai salam solat sunat...

{Pascakata KL2FT} Sistem penyejuknya masih kurang berfungsi, nyata menitis peluh! Atau mungkin bahana nafsu kolestrol ditambah perut sarat berbuka?!


{vote?} http://www.blog4ft.com/index.php?page=systems/voting&eid=217

Labels:

posted by hafezinisme @ 11:59 AM  
anything FT. everything FT!


Name: hafezinisme
Home: putrajaya PLapan
About Me: hafezin@gmail.com
See my complete profile

Previous Post
Archives
Links
Free Blogger Templates